Sebagian besar kaum muslimin mungkin menganggap bahwa ibadah haji itu merupakan ibadah sekali seumur hidup. Maka dari itu, sudah seharusnya para jama’ah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjalankan ibadah haji sesuai Sunnah dan petunjuk dari Rasulullah ﷺ. Karena semua orang ingin hajinya mabrur dan dosanya diampuni oleh Allah. Maka wajar saja, karena semua orang tahu balasan haji mabrur yaitu Surga. Berikut adalah kesalahan-kesalahan dalam manasik haji dan umroh,

Menjadikan Jeddah sebagai miqat

Di antara beberapa kesalahan yang terjadi pada jama’ah haji (khususnya yang datang dari indonesia) yaitu menjadikan Jeddah sebagai miqat.

Hal ini perlu dijelaskan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Allah ﷻ berfirman,

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ

“Dan sempurnakanlah ibadah Haji dan Umroh untuk Allah, jika kalian (dari melaksanakannya), maka sembelihlah sesembelihan yang mudah didapat”.
(QS. Al-Baqarah:196)

“Menyempurnakannya adalah dengan cara memulainya dari miqat”

  1. Allahﷻ juga berfirman:

الْحَج أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَج فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي الْحج

“(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Barangsiapa mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok (rafats), berbuat maksiat dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji”.
(QS. Al-Baqarah:197)

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma beliau menafsirkan kata “fusuuq” dalam ayat diatas maksudnya adalah “maksiat”

Maksiat itu definisinya adalah lawan dari keta’atan, baik tidak melaksanakan apa yang diperintah atau melanggar apa yang dilarang

  1. Rasulullah ﷺ bersabda

خذوا عني مناسككم

“Ambillah dariku tata cara manasik kalian.”
(HR. Muslim, no. 1297)

  1. Rasulullah ﷺ telah menentukan miqat-miqat. Imam Al-Bukhari meriwayatkan hadits dari ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata: “sesungguhnya Nabi ﷺ sudah menetapkan miqat Dzulhulaifah bagi penduduk Madinah, Al-Juhfah untuk penduduk syam, Qarn Al-Manaazil untuk penduduk Nejd, dan Yalamlam bagi penduduk yaman. Beliau bersabda, “Miqat-miqat itu untuk para penduduknya dan untuk orang yang melewatinya (walaupun bukan penduduknya) yang ingin melaksanakan haji atau umroh.adapun orang yang berada di daerah sebelum miqat (dari mekkah) maka ia berihram dari tempat tinggalnya, sebagaimana penduduk mekkah berihram dari mekkah.” (HR. Al-Bukhari, no 1524)

Miqat adalah tempat mulai berihram. Seorang muslim yang akan menunaikan atau umroh, ia wajib menyempurnakan manasiknya dengan cara  memulainya dari miqat. Ia tidak boleh melewati miqae kecuali dalam keadaan ihram. Jika dia melewati ihram dengan sengaja, maka ia telah melakukan dosa dan harus kembali ke miqat untuk memulai ihramnya lagi dan tidak diwajibkan membayar denda. Namun jika ia lupa dan tidak sengaja melewatinya tanpa ihram, maka dia harus kembali ke miqat dan tidak berdosa serta tidak terkena denda. Adapun orang yang sengaja dan tidak kembali ke miqat, maka ia berdosa dan ia juga diwajibkan untuk membayar denda.

Jeddah bukan miqat bagi jama’ah haji Indonesia

  1. Afaaqiyyun: yaitu orang-orang yang berada diluar miqat, seperti penduduk Madinah, nejd, yaman, mesir, sudan, Indonesia, india, Pakistan, eropa, amerika, dan dari seluruh penjuru dunia. Miqat mereka adalah sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya.
  2. Antara mekkah dan miqat: orang-orang yang tinggal diantara keduanya, seperti penduduk Jeddah, ummu as-salam, bahrah, asy-syarayi’, badr, masturah, maka miqat mereka adalah rumah-rumah mereka sendiri.
  3. Hazhiru Al-Masjid Al-Haram: yaitu penduduk mekah, miqat mereka adalah dari rumah-rumah mereka sendii.

Dari keterangan diatas, jelaslah bagi kita bahwa Jeddah bukanlah miqat untuk orang-orang yang datang dari arah timur seperti Indonesia. Kalo tidak ditetapkan oleh syari’at sebagai miqat Afaaqiyyun, Jeddah terletak diantara mekkah dan miqat. Maka dari itu, jika ia bukan penduduk atau tidak bermukim di Jeddah, ketika ia berada pada tempat yang sejajar dengan miqat terdekat, disanalah seharusnya mereka memulai ihramnya.

Referensi: https://muslim.or.id/

Berikut Kesalahan-Kesalahan Dalam Manasik Haji Dan Umroh,

Semoga bermanfaat. والله تعالى أعلم.

Mari cek juga apa saja hikmah-hikmah umroh disini.